<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3892988315909462406</id><updated>2012-02-16T20:34:15.158-08:00</updated><title type='text'>a n u g o n g</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://anugong.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3892988315909462406/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anugong.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>anu gong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07350489226059450612</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_cxwC8zVU5b0/TT40RPnUHvI/AAAAAAAAAFU/ryO12W2v9DI/s220/IMG_6849.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>11</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3892988315909462406.post-9088626300505785942</id><published>2010-09-28T20:21:00.000-07:00</published><updated>2010-09-28T20:30:24.871-07:00</updated><title type='text'>download cepet...!!</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.4shared.com/audio/Ii2bJdjZ/plj_-_hanya_ingin_denganmu.html"&gt;Pasukan lima jari - hanya ingin denganmu&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://gudanglagu.com/4shared/17144/vZN4lCz-/astrid-tentang-rasa.html"&gt;Astrid - tentang rasa&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3892988315909462406-9088626300505785942?l=anugong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anugong.blogspot.com/feeds/9088626300505785942/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://anugong.blogspot.com/2010/09/download-cepet.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3892988315909462406/posts/default/9088626300505785942'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3892988315909462406/posts/default/9088626300505785942'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anugong.blogspot.com/2010/09/download-cepet.html' title='download cepet...!!'/><author><name>anu gong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07350489226059450612</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_cxwC8zVU5b0/TT40RPnUHvI/AAAAAAAAAFU/ryO12W2v9DI/s220/IMG_6849.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3892988315909462406.post-7795548857074120355</id><published>2009-08-17T11:25:00.001-07:00</published><updated>2009-08-17T11:26:01.902-07:00</updated><title type='text'>info seputar royalti karya mbah surip, silahkan baca :(</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; color: rgb(51, 51, 51); "&gt;bro &amp;amp; sista,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini info seputar royalti karya mbah surip, silahkan baca :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;info/berita dari detik.com:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta – Satu unit rumah di Kampung artis, Cipayung, Depok, Jawa Barat dan mobil Suzuki APV warna biru tahun 2006 bernopol B 8155 GX, batal menjadi milik Mbah Surip. Setelah seniman nyentrik itu meninggal dunia, Manajemen Kampung Artis mengambil kembali rumah dan mobil tersebut. Alasannya, kontrak Mbah Surip belum rampung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja, lepasnya rumah dan mobil dari genggaman Mbah Surip itu mengejutkan. Sebab sebelumnya dikabarkan, rumah dan mobil itu adalah bonus atas moncernya album ‘Tak Gendong’ yang dirilis pria gimbal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun hal itu dibantah staf manajemen Kampung Artis, Petrus Idi Darmono. Menurutnya, rumah dan mobil itu memang akan menjadi milik Mbah Surip jika kontrak selama tiga tahun selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rumah itu bukan bonus tapi sebagai itikad baik kami kepada Mbah Surip. Dalam perjanjian antara kami dan Mbah Surip tertulis kalau rumah dan mobil itu jadi milik Mbah Surip kalau selesai kontrak,” jelas Petrus saat ditemui detikcom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan Petrus, kesepakatan kerjasama dengan Mbah Surip dimulai sejak Juni 2009 hingga 2012. Selama rentan waktu itu, setiap kegiatan keartisan Mbah Surip ditangani Manajemen Kampung Artis. Dan setelah tiga tahun, maka rumah berikut mobil itu akan resmi menjadi milik Mbah Surip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun takdir berkata lain. Sebelum kontrak berakhir, Mbah Surip telah menghadap Sang Pencipta. Praktis, mobil yang rencananya untuk pria yang gemar berpenampilan ala rasta itu kembali ditarik Kampung Artis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya sekarang sudah kami tarik. Karena memang perjanjiannya seperti itu,” ujar Petrus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas bagaimana dengan pemasukan Mbah Surip dari royalti album ‘Tak Gendong’ serta ring back tone (RBT) yang kabarnya hasilnya mencapai miliaran rupiah? Hingga berita ini diturunkan, Manajeman PT Falcon, sebagai perusahaan label yang menangani album Mbah Surip belum bisa dihubungi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhasil, tidak ada gambaran secara yang pasti berapa keping CD ‘Tak Gendong’ yang telah laku di pasaran. Sedangkan untuk royalti dari RBT, beberapa operator seluler mengaku raihan yang didapat tidak seheboh yang digembar-gemborkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Public Relations Manager XL, Febriati Nadira mengatakan, total pelanggan RBT lagu Mbah Surip lewat XL hingga saat ini mencapai 70 ribu orang. Peningkatan jumlah orang yang mendownload lagu Tak Gendong terjadi sejak Juni 2009. Sementara lagu Tak Gendong mulai di jual XL sejak Juni 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal pembagian royalti, Nadira menjelaskan, dari pemasukan Rp 2 ribu yang diterima akan dibagi dua, yakni untuk operator 50% dan pihak label 50%. Nah bagian Mbah Surip itu masuk dalam bagian yang diterima pihak label, yakni Falcon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Untuk mengetahui berapa royalti Mbah Surip dan RBT tanya ke Falcon. Karena Falcon yang akan membaginya kepada Mbah Surip,” jelas Nadira.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang sama dikatakan Division Head Content Management PT Indosat Tbk Dhoya Sugarda. Menurutnya, untuk royalti RBT Mbah Surip, Indosat bekerja sama dengan Falcon. Jadi untuk urusan royalti tergantung kesepakatan Falcon dengan Mbah Surip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun diakui Sugarda, lagu Mbah Surip memang lumayan laris dalam tiga bulan terakhir. Bahkan saat pria asal Mojokerto itu diketahui meninggal, orang yang men-download lagu ‘Tak Gendong’ mencapai 10 ribu orang dalam sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun total pen-download lagu ‘Tak Gendong’ lewat operator Indosat, sejak Februari 2009 hingga tanggal 6 Agustus ini, jumlahnya mencapai 210 ribu orang. “Itu jumlah total dari Februari 2009 sampai tadi pagi,” terang Sugarda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pembagian sistem bagi hasil, maka hasil yang diperolah Indosat dan Falcon masing-masing Rp 105 juta. Dan lagi-lagi jatah untuk Mbah Surip juga tidak diketahui berapa nilainya. Karena semuanya tergantung kesepakatan antara Falcon dengan Mbah Surip. Dan sayangnya, pihak Falcon hingga kini terus bungkam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kawan dekat Mbah Surip juga mengaku tidak mengetahui persis berapa penghasilan Mbah Surip setelah album ‘Tak Gendong’ meledak. Sebab Mbah Surip memang tidak pernah cerita apa-apa tentang penghasilan yang dia dapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mbah Surip itu orangnya lugu dan tulus. Dia tidak mau memusingkan berapa bayaran dalam setiap manggung. Bagi dia yang penting semua orang bisa senang,” begitu kata Anto Baret, sahabat Mbah Surip. (ddg/ken)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : detiknews.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;info/berita dari metrotv:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerabat Mbah Surip Berharap Provider Bayar Royalti&lt;br /&gt;Metro Sore / Sosbud / Rabu, 5 Agustus 2009 14:54 WIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metrotvnews.com, Jakarta: Produser Falcon Record yang sekaligus kerabat dekat Mbah Surip, Adit OB, mengaku hingga saat ini belum menerima hasil royalti ring back tone lagu "Tak Gendong" Mbah Surip. Pihak Falcon Record tengah memperjuangkan agar provider segera membayar hak ahli waris Mbak Surip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut diutarakan Adit OB di Jakarta, Rabu (5/8). Menurut Adit, ini penting agar simpang-siur royalti Mbah Surip yang disebut-sebut media mencapai Rp 4,5 miliar bisa digunakan oleh pihak keluarga. "Mudah-mudahan minggu ini selesai," kata Adit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adit menyatakan Mbah Surip selama ini kerap dibohongi oleh beberapa event organiser pada sejumlah pertunjukan. Pembayaran yang seharusnya diterima Mbah Surip tidak sesuai dengan perjanjian yang diteken dikontrak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lokasi berbeda, pihak keluarga hingga kini belum mengetahui mengenai royalti yang diperleh Mbah Surip dari hasil karya-karyanya. Kalaupun ada, kata kakak Mbah Surip, Mbah Senen, pihak keluarga akan menyerahkan segala urusan mengenai royalti kepada teman-teman Mbah Surip.(DOR)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;info/berita dari surya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjualan CD Laku Rp 33,4 M * 8 Juta Copy Laris Manis * Belum Bahas Royalti Mbah Surip JAKARTA - SURYA Popularitas sekitar dua bulan ternyata telah mendatangkan potensi kekayaan spektakuler bagi almarhum Urip Achmad Rijanto alias Mbah Surip, 60. Pelantun hits Tak Gendong itu setidaknya telah menghasilkan sekitar Rp 33,4 miliar dari penjualan CD-nya yang sudah terjual sekitar 8 juta copy. Keluarga almarhum Mbah Surip yang diwakili Farid Wahyu, anak kedua almarhum, mengatakan belum bisa memberikan keterangan seputar hak rumah, kendaraan, serta royalti dari ring back tone (RBT/nada sambung ponsel). Keluarga Mbah Surip sendiri memang kurang paham dan tidak mengetahui harus berbuat apa untuk mengurus perihal royalti RBT. Selain masih dalam keadaan berduka, pihak keluarga benar-benar awam dan memerlukan bantuan dari berbagai pihak. "Untuk masalah rumah, kendaraan, atau RBT, kami belum bisa jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;More info: surya.co.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;note: Tribute to Mbah Surip 17 agustus 2009, hasil HTM 50rb (30 rb utk beer/softdrink, sisanya sebesar 20 rb akan diumumkan pada saat acara dan langsung diserahkan ke mas Farid atau kerabat dekatnya yang rencana akan datang).&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3892988315909462406-7795548857074120355?l=anugong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anugong.blogspot.com/feeds/7795548857074120355/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://anugong.blogspot.com/2009/08/info-seputar-royalti-karya-mbah-surip.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3892988315909462406/posts/default/7795548857074120355'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3892988315909462406/posts/default/7795548857074120355'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anugong.blogspot.com/2009/08/info-seputar-royalti-karya-mbah-surip.html' title='info seputar royalti karya mbah surip, silahkan baca :('/><author><name>anu gong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07350489226059450612</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_cxwC8zVU5b0/TT40RPnUHvI/AAAAAAAAAFU/ryO12W2v9DI/s220/IMG_6849.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3892988315909462406.post-1250399393873580304</id><published>2009-07-24T07:56:00.000-07:00</published><updated>2009-07-24T07:57:37.552-07:00</updated><title type='text'>kiriman email dari seorang teman...perlu dibaca..</title><content type='html'>Suatu pagi di bandar lampung, kami menjemput seseorang di bandara. Orang itu sudah tua, usianya sekitar﻿ 60 tahun. Sebut saja si bapak Lie. Si bapak Lie adalah pengusaha asal singapura, dengan logat bicara gaya melayu , english, (atau singlish?) beliau menceritakan pengalaman-pengalaman hidupnya kepada kami yang masih muda. Mulai dari pengalaman bisnis, spiritual, keluarga, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Your country is so rich!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah biasa banget kan denger kata-kata begitu. Tapi tunggu dulu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Indonesia doesnt need the world, but the world need Indonesia "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Everything can be found here in Indonesia , you dont need the world"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;"Mudah saja, Indonesia paru-paru dunia. Tebang saja hutan di Kalimantan , dunia pasti kiamat. Dunia yang butuh Indonesia !"&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Singapore is nothing, we cant be rich﻿ without indonesia .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;"500.000 orang indonesia berlibur ke singapura setiap bulan. bisa terbayang uang yang masuk ke kami (singapore)?"&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apartemen-apartemen &amp;amp; condominium terbaru kami yang﻿ membeli pun orang-orang Indonesia , tidak peduli harga yang selangit, tetap laku keras.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lihatlah rumah sakit kami, orang Indonesia semua yang berobat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalian tahu bagaimana kalapnya pemerintah kami ketika asap hutan indonesia masuk? ya benar-benar panik. sangat berasa, we are nothing."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalian tidak tahu khan kalo agustus kemarin dunia krisis beras. termasuk di singapura dan malaysia? kalian di indonesia dengan mudah dapat beras"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lihatlah negara kalian, air bersih dimana-mana.. lihatlah negara kami, air bersih pun kami beli dari malaysia. saya pernah ke kalimantan, bahkan pasir pun mengandung permata. Terlihat glitter kalo ada matahari bersinar. Petani disana menjual Rp3000/kg ke sebuah pabrik China. Dan si pabrik menjualnya kembali seharga Rp 30.000/kg. Saya melihatnya sendiri"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalian sadar tidak kalo negara-negara lain﻿ selalu takut meng-embargo Indonesia? Mereka takut kalo kalian menjadi mandiri..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"seharusnya KALIANLAH YANG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI. Belilah dari petani-petani kalian sendiri,﻿ belilah tekstil garmen dari pabrik-pabrik kalian sendiri. Tanpa perlu kalian impor kalo bisa produksi sendiri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika kalian bisa mandiri, bisa MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI, Indonesia will rule the world.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga kiriman email dari teman tsb bisa menjadi renungan kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus bangga sebagai orang Indonesia..!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blessing Indonesia..!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber indoreggae&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3892988315909462406-1250399393873580304?l=anugong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anugong.blogspot.com/feeds/1250399393873580304/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://anugong.blogspot.com/2009/07/kiriman-email-dari-seorang-temanperlu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3892988315909462406/posts/default/1250399393873580304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3892988315909462406/posts/default/1250399393873580304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anugong.blogspot.com/2009/07/kiriman-email-dari-seorang-temanperlu.html' title='kiriman email dari seorang teman...perlu dibaca..'/><author><name>anu gong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07350489226059450612</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_cxwC8zVU5b0/TT40RPnUHvI/AAAAAAAAAFU/ryO12W2v9DI/s220/IMG_6849.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3892988315909462406.post-2613712317962280982</id><published>2009-06-22T05:17:00.000-07:00</published><updated>2009-06-22T05:21:51.053-07:00</updated><title type='text'>Kisi - kisi UAS PSI smstr 2 tahun 2009 univ B***S</title><content type='html'>klik &lt;a href="http://www.4shared.com/file/113407616/cc6f3c39/psi.html"&gt;disini&lt;/a&gt; untuk download...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lebih kurang harap maklum!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;anu gong&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3892988315909462406-2613712317962280982?l=anugong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anugong.blogspot.com/feeds/2613712317962280982/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://anugong.blogspot.com/2009/06/kisi-kisi-uas-psi-smstr-2-tahun-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3892988315909462406/posts/default/2613712317962280982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3892988315909462406/posts/default/2613712317962280982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anugong.blogspot.com/2009/06/kisi-kisi-uas-psi-smstr-2-tahun-2009.html' title='Kisi - kisi UAS PSI smstr 2 tahun 2009 univ B***S'/><author><name>anu gong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07350489226059450612</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_cxwC8zVU5b0/TT40RPnUHvI/AAAAAAAAAFU/ryO12W2v9DI/s220/IMG_6849.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3892988315909462406.post-3762647149850303281</id><published>2009-06-12T07:24:00.000-07:00</published><updated>2009-06-12T07:28:04.076-07:00</updated><title type='text'>Tony Q Rastafara Bapak Reggae Indonesia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_cxwC8zVU5b0/SjJlYPwdx9I/AAAAAAAAACs/M89ck6VpRDc/s1600-h/tony-rastafara.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_cxwC8zVU5b0/SjJlYPwdx9I/AAAAAAAAACs/M89ck6VpRDc/s320/tony-rastafara.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5346447174863275986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Crizky%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="country-region"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} p 	{mso-margin-top-alt:auto; 	margin-right:0in; 	mso-margin-bottom-alt:auto; 	margin-left:0in; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musik Reggae, identik dengan Bob Marley dan rambut gimbalnya. Musik dengan irama mendayu-dayu santai ini, meskipun tidak cengeng, merebak sampai &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Yang populer mengalunkan genre musik ini sekarang adalah &lt;strong&gt;Steven and The Coconut Tree&lt;/strong&gt;, band yang hampir seluruh personilnya berambut gimbal. Masa 80'an di Indonesia musik reggae banyak dikompilasi dengan musik pop sedang in waktu itu yang populer adalah lagu &lt;i&gt;Dansa Reggae&lt;/i&gt; yang dibawakan Nola Tilaar karya Melki Goeslaw, hampir bersamaan dengan itu juga muncul band reggae seperti Abreso, Air Mood, dan Asian Roots. Musik reggae &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; berkembang sendiri dan belum menjadi trend musik anak muda pada waktu itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;p&gt;Dari sekumpulan musisi dan grup band reggae tersebut, muncul nama Tony Q Rastafara seorang musisi asal &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Semarang&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; yang berusaha eksis di musiknya orang Jamaika ini. Sejak tahun 1989 ia terbiasa manggung dari kafe ke kafe membawakan musik reggae bersama band-nya Roots Rock Reggae. Ia sempat pindah-pindah grup seperti Exodus, Rastaman, dan akhirnya Rastafara yang banyak dikenal pecinta reggae. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dari sekian grup band ini Tony aktif menciptakan lagu-lagu yang kebanyakan bercerita soal sosial, kemanusiaan, cinta, dan kehidupan masyarakat keseharian. &lt;span style="" lang="SV"&gt;Bersama Rastafara ia mengeluarkan album "Rambut Gimbal" dan "Gue Falling In Love". Di album "Rambut Gimbal", istilah gaya rambut seperti tali tambang ini menjadi sebutan yang memasyarakat bagi style para musisi reggae beserta penggemarnya. Tahun 1997 Rastafara memutuskan vakum, Tony Q akhirnya membentuk band baru dengan tetap mengusung bendera Rastafara, dan tahun 1998 terbentuklah Tony Q &amp;amp; New Rastafara sampai pada Tony memutuskan untuk bersolo karir. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Di tahap ini Tony berhasil merilis albun "Damai Dengan Cinta" hingga namanya semakin populer sebagai dedengkotnya musik reggae Indonesia. Di album ini seorang profesor bidang musik asal Kanada memberikan referensi dengan mengirimkan albumnya di ajang Bob Marley Festival di Amerika Serikat. Sayangnya ketika mendapat undangan pada ajang itu, Tony terhambat izin visa dari pemerintah Amerika Serikat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tahun 2003 albumnya yang ke empat keluar berjudul "Kronologi" merupakan kompilasi beberapa lagu dari album-album sebelumnya dan beberapa lagu yang belum sempat dirilis. Pada 2005, Tony kembali merilis albumnya yang terbaru bertitel "Salam Damai" dengan membawa misi dan visi yang ingin disampaikan tentang perdamaian. Berdasar obrolan dengan Indo Reggae Society musisi dengan pembawaan vokal yang serak dan berat ini memilih reggae karena pengalaman batinnya dan banyak alasan yang membuat memilih genre reggae. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tony yakin musik reggae akan berkembang dan bukan lagi sebagai genre musik yang minor karena kaitannya dengan rasta atau ganja, ia berusaha menghilangkan stigma bahwa musisi dan penggemar reggae harus memakai ganja. Ini terus didengungkan lewat lagunya &lt;i&gt;Reggae Dot Com&lt;/i&gt; di albumnya bertajuk "Anak Kampung" di tahun 2007, liriknya bercerita kalau reggae gak harus gimbal gimbal gaka selalu reggae, reggae gak harus memakai ganja memakai ganja gak selalu reggae. Harapannya musik reggae di perjuangkan bukan sekedar gimbal atau ganja yang paling penting esensi perdamaian, kemerdekaan arti sebuah musik, dan lebih pada edukasi agar tidak menjadi salah mengartikan musik reggae itu sendiri. Maka cukup pantas Tony Q Rastafara jika disebut sebagai "Bapak Musik Reggae Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;sumber (http://www.mesuji.com)  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3892988315909462406-3762647149850303281?l=anugong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anugong.blogspot.com/feeds/3762647149850303281/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://anugong.blogspot.com/2009/06/tony-q-rastafara-bapak-reggae-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3892988315909462406/posts/default/3762647149850303281'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3892988315909462406/posts/default/3762647149850303281'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anugong.blogspot.com/2009/06/tony-q-rastafara-bapak-reggae-indonesia.html' title='Tony Q Rastafara Bapak Reggae Indonesia'/><author><name>anu gong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07350489226059450612</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_cxwC8zVU5b0/TT40RPnUHvI/AAAAAAAAAFU/ryO12W2v9DI/s220/IMG_6849.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_cxwC8zVU5b0/SjJlYPwdx9I/AAAAAAAAACs/M89ck6VpRDc/s72-c/tony-rastafara.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3892988315909462406.post-4703806884284600395</id><published>2009-06-11T21:40:00.001-07:00</published><updated>2009-06-11T21:40:57.254-07:00</updated><title type='text'>Gerakan Rastafari</title><content type='html'>Rasta, atau Gerakan Rastafari, adalah sebuah gerakan agama baru yang mengakui Haile Selassie I, bekas kaisar Ethiopia, sebagai Raja diraja, Tuan dari segala Tuan dan Singa Yehuda sebagai Yah (nama Rastafari untuk Allah, yang merupakan bentuk singkat dari Yehovah yang ditemukan dalam Mazmur 68:4 dalam Alkitab versi Raja James), dan bagian dari Tritunggal Kudus. Nama Rastafari berasal dari Ras Täfäri, nama Haile Selassie I sebelum ia dinobatkan menjadi kaisar. Gerakan ini muncul di Jamaika di antara kaum kulit hitam kelas pekerja dan petani pada awal tahun 1930-an, yang berasal dari suatu penafsiran terhadap nubuat Alkitab, aspirasi sosial dan politik kulit hitam, dan ajaran nabi mereka, seorang penerbit dan organisator Jamaika kulit hitam, Marcus Garvey, yang visi politik dan budayanya ikut menolong menciptakan suatu pandangan dunia yang baru. Gerakan ini kadang-kadang disebut "Rastafarianisme"; namun hal ini dianggap tidak pantas dan menyinggung perasaan banyak kaum Rasta.&lt;br /&gt;Gerakan Rastafari telah menyebar di berbagai tempat did unia, terutama melalui imigrasi dan minatnya dilahirkan oleh musik Nyahbinghi dan reggae —khususnya musik Bob Marley, yang dibaptiskan dengan nama Berhane Selassie (Cahaya Tritunggal) oleh Gereja Ortodoks Ethiopia sebelum ia meninggal, sebuah langkah yang juga diambil belakangan oleh jandanya, Rita. Pada tahun 2000, ada lebih dari satu juta Rastafari di seluruh dunia. Sekitar 5-10% dari penduduk Jamaika mengidentifikasikan dirinya sebagai Rastafari. Kebanyakan kaum Rastafari vegetarian atau hanya memakan jenis-jenis daging tertentu. Di AS ada banyak sekali restoran vegetarian Hindia Barat, yang menyediakan makanan Jamaika.&lt;br /&gt;Doktrin&lt;br /&gt;Rastafari berkembang di antara penduduk yang sangat miskin, yang merasa bahwa masyarakat tidak mau menolong mereka kecuali membuat mereka menjadi lebih menderita. Kaum Rasta memandang diri mereka sebagai penggenap suatu visi tentang bagaimana orang Afrika harus hidup. Meerka merebut kembali apa yang mereka anggap sebagai kebudayaan yang telah dicuri dari mereka ketika dibawa di kapal-kapal budak ke Jamaika, tempat lahir gerakan ini.&lt;br /&gt;Doktrin Rastafari sangat berbeda dengan norma-norma pikiran dunia barat modern. Hal ini disengaja oleh kaum Rasta sendiri. Berbeda dengan banyak kelompok keagamaan modern dan Kristen yang cenderung menekankan konformitas dengan "kekuasaan yang ada", Rastafari sebaliknya menekankan kesetiaan kepada konsep mereka tentang "Sion" dan penolakan masyarakat modern ("Babel"). "Babel" dalam hal ini dianggap memberontak terhadap "Penguasa Dunia Sejati" (YAH) sejak zaman Nimrod.&lt;br /&gt;"Cara hidup ini" tidak sekadar diberikan makna intelektual, atau "keyakinan" seperti yang biasa diistilahkan. Ini adalah masalah mengetahui atau menemukan identitas sejati diri sendiri. Mengikut dan menyembah YAH Rastafari berarti menemukan, menyebarkan dan "menempuh" jalan di mana orang telah dilahirkan dengan sebenarnya.&lt;br /&gt;Agama ini sulit dikategorikan, karena Rastafari bukanlah suatu organisasi yang tersentralisasi. Masing-masing Rastafari mencari kebenaran untuk dirinya sendiri, sehingga akibatnya terdapat berbagai keyakinan yang masuk ke bawah payung besar bernama Rastafari.&lt;br /&gt;Afrosentrisme&lt;br /&gt;Secara sosial, Rastafari adalah suatu tanggapan terhadap penyangkalan rasialis terhadap orang-orang kulit hitam sebagaimana yang dialami di Jamaika, ketika pada tahun 1930-an orang-orang kulit hitam berada pada tingkat tatanan sosial paling bawah, sementara orang-orang kulit putih dan agama mereka (umumnya Kristen) berada di paling atas. Anjuran Marcus Garvey agar orang-orang kulit hitam bangga akan diri mereka dan warnisan mereka mengilhami kaum Rasta untuk memeluk segala sesuatu yang bersifat Afrika. Mereka mengajarkan bahwa mereka dicuci otak ketika berada dalam tawanan untuk menyangkal segala sesuatu yang berkaitan dengan kulit hitam dan Afrika. Mereka membalikkan citra rasialis mereka dan menganggapnya primitif dan langsung dari hutan dan malah merangkulnya -- meskipun itu berlawanan -- dan menjadikan konsep-konsep ini sebagai bagian dari budaya Afrika yang mereka anggap telah dicuri dari mereka ketika mereka dibawa dari Afrika di kapal-kapal budak. Dekat dengan alam dan dengan savana Afrika serta singa-singanya, di dalam roh, kalau bukan secara badani, adalah gagasan sentral mereka tentang budaya Afrika.&lt;br /&gt;Hidup dekat dengan alam dan menjadi bagian dari alam dianggap sebagai sifat Afrika. Pendekatan Afrika terhadap "hidup dekat alam" ini terlihat dalam rambut gimbal, ganja (marijuana), makanan ital, dan dalam segala aspek kehidupan Rasa. Mereka membenci pendekatan (atau, seperti yang mereka pahami, non-pendekatan) modern terhadap kehidupan karena dianggap tidak alamiah dan terlalu objektif dan menolak subjektivitas. Kaum Rasta mengatakan bahwa para ilmuawn berusaha menemukan bagaimana dunia kelihatan dari luar, sementara kaum Rasa mendekatinya dengan melihat kehidupan dari dalam ke luar. Individu mendapatkan kedudukan sangat penting dalam Rastafari, dan setiap Rasta harus mencari kebenaran untuk dirinya sendiri.&lt;br /&gt;Identifikasi Afrosentris penting lainnya adalah warna merah, emas, dan hijau, dari warna bendera Ethiopia. Warna-warna ini adalah lambang gerakan Rastafari, dan kesetiaan kaum Rasa terhadap Haile Selassie, Ethiopia, dan Africa dan bukan kepada negara modern manapun di mana mereka kebetulan tinggal. Warna-warna ini seringkali terlihat dalam pakaian dan hiasan-hiasan lainnya. Merah melambangkan darah para martir, hijau melambangkan tetumbuhan Afrika, sementara emas melambangkan kekayaan dan kemakmuran yang ditawarkan Afrika. (Sebaliknya, sejumlah pakar Ethiopia menyatakan bahwa warna-warna ini berasal dari pepatah lama y ang mengatakan bahwa sabuk Perawan Maria adalah pelangi, dan bahwa warna merah, emas, dan hijau melambangkan semuanya ini.)&lt;br /&gt;Banyak dari pemeluk Rastafari berusaha mempelajari bahasa Amharik, yang mereka anggap sebagai bahasa aslinya, karena inilah bahasa yang dipergunakan Haile Selassie I, dan untuk mengidentifikasikan diri mereka sebagai orang Ethiopia—meskipun pada praktiknya kebanyakan pemeluk Rasta tetap berbahasa Inggris atau bahasa kelahiran mereka. Ada pula lagu-lagu reggae yang ditulis dalam bahasa Amharik.&lt;br /&gt;Haile Selassie dan Alkitab&lt;br /&gt;Sebuah kepercayaan yang mempersatukan banyak pemeluk Rastafari adalah bahwa Ras, sebuah gelar kebangsawanan Amharik, sepadan dengan Duke; juga berarti "Kepala") Tafari Makonnen, yang dinobatkan sebagai Haile Selassie I, Kaisar Ethiopia pada 2 November 1930, adalah Allah yang hidup dan menjelma manusia, yang disebut Yah, yaitu Mesias kulit hitam yang akan memimpin bangsa-bangsa yang berasal dari Afrika di seluruh dunia untuk masuk ke tanah perjanjian yang penuh dengan emansipasi dan keadilan ilahi, meskipun sebagian mansions tidak menerjemahkannya secara harafiah. Ini sebagian disebabkan oleh gelarnya Raja di atas segala raja, Tuhan dari segala tuhan dan Singa Penakluk dari Suku Yehuda. Gelar-gelar ini sesuai dengan Mesias yang disebutkan dalam Kitab Wahyu. Namun, menurut tradisi Ethiopia, gelar-gelar ini diberikan kepada semua kaisar dari garis keturunan Salomo sejak tahun 980 SM — jauh sebelum Kitab Wahyu ditulis pada sekitar 97 M. Menurut beberapa tradisi, Haile Selassie adalah raja Ethiopia ke-225 dalam sebuah garis keturunan yang tidak pernah terputus sejak Raja Salomo di masa Alkitab dan Ratu Syeba. Mazmur 87:4-6 juga dipahami meramalkan penobatan Haile Selassie I.&lt;br /&gt;Pada abad ke-10 SM, Dinasti Salomo di Ethiopia didirikan oleh Menelik I, anak Salomo dan Ratu Syeba, yang pernah mengunjungi Salomo di Israel. 1 Raja-raja 10:13 mengklaim "Raja Salomo memberikan kepada ratu negeri Syeba segala yang dikehendakinya dan yang dimintanya, selain apa yang telah diberikannya kepadanya sebagaimana layak bagi raja Salomo. Lalu ratu itu berangkat pulang ke negerinya bersama-sama dengan pegawai-pegawainya." Berdasarkan Kebra Negast, kaum Rasta menafsirkan bahwa ayat ini menunjukkan bahwa Ratu Syeba hamil dengan anak Salom, dan dari sini mereka menyimpulkan bahwa orang-orang kulit hitam adalah keturunan sejati Israel, atau orang Yahudi. Orang-orang Yahudi hitam Beta Israel telah hidup di Ethiopia selama berabad-abad, terputus dari sisa Yudaisme. Keberadaan mereka membuat orang yakin dan mendorong para Rastafari perdana, dan mengesahkan keyakinan mereka bahwa Ethiopia adalah Sion.&lt;br /&gt;Sebagian kaum Rasta yang ortodoks mengecam reggae sebagai suatu bentuk musik komersial dan "penjualan diri kepada Babel". Bagi yang lainnya, ini adlaah "Musik Takhta YAH".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rastafari di masa kini&lt;br /&gt;Pada akhir abad ke-20, kaum perempuan telah memainkan peranan yang lebih penting di dalam gerakan Rastafari. Pada tahun-tahun awalnya, kaum perempuan yang sedang datang bulan harus takluk kepada suami mereka dan dikeluarkan dari upacara-upacara keagamaan dan sosial. Pada umumnya, kaum perempuan merasakan kebebasan yang lebih besar sekarang dalam mengungkapkan diri mereka. Dengan demikian mereka pun menyumbangkan peranan yang lebih besar pula kepada agama ini.&lt;br /&gt;Rastafari bukanlah sebuah agama yang sangat terorganisasi. Malah, sebagian kaum Rasta mengatakan bahwa itu sama sekali bukan "agama", melainkan suatu "jalan Kehidupan". Kebanyakan kaum Rasta tidak mengidentifikasikan dirinya dengan sekte atau denominasi apapun, meskipun ada tiga istana Rastafari yang terkemuka: Nyahbinghi, Bobo Ashanti dan Keduabelas Suku Israel. Dengan mengklaim Yah sebagai Yesus yang datang kedua kalinya, Rastafari adalah sebuah gerakan agama baru yang muncul dari agama Kristen, seperti halnya agama Krsiten muncul dari Yudaisme.&lt;br /&gt;Pada 1996, gerakan Rastafari di seluruh dunia mendapatkan status konsultatif dari Perserikatan Bangsa-bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber Wikipedia Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3892988315909462406-4703806884284600395?l=anugong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anugong.blogspot.com/feeds/4703806884284600395/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://anugong.blogspot.com/2009/06/gerakan-rastafari_11.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3892988315909462406/posts/default/4703806884284600395'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3892988315909462406/posts/default/4703806884284600395'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anugong.blogspot.com/2009/06/gerakan-rastafari_11.html' title='Gerakan Rastafari'/><author><name>anu gong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07350489226059450612</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_cxwC8zVU5b0/TT40RPnUHvI/AAAAAAAAAFU/ryO12W2v9DI/s220/IMG_6849.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3892988315909462406.post-5257138547981528169</id><published>2009-06-11T04:41:00.000-07:00</published><updated>2009-06-11T06:15:56.375-07:00</updated><title type='text'>Kisi - kisi Soal UAS Pengantar Bisnis Smt 2 2009 UBinus</title><content type='html'>kisi - kisi ini berupa hanya soalnya saja, mungkin bagi yang punya kisi - kisi lainya bisa post untuk di share ke media apa aja!!!&lt;br /&gt;mudah - mudahan apa yang gw post bisa sedikit membantu teman - teman..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;klik &lt;a href="http://www.kitaupload.com/download.php?file=545Kisi%20kisi%20PB.doc"&gt;disini&lt;/a&gt; untuk mendownload&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cheers&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3892988315909462406-5257138547981528169?l=anugong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anugong.blogspot.com/feeds/5257138547981528169/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://anugong.blogspot.com/2009/06/kisi-kisi-soal-uas-proses-bisnis-smt.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3892988315909462406/posts/default/5257138547981528169'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3892988315909462406/posts/default/5257138547981528169'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anugong.blogspot.com/2009/06/kisi-kisi-soal-uas-proses-bisnis-smt.html' title='Kisi - kisi Soal UAS Pengantar Bisnis Smt 2 2009 UBinus'/><author><name>anu gong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07350489226059450612</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_cxwC8zVU5b0/TT40RPnUHvI/AAAAAAAAAFU/ryO12W2v9DI/s220/IMG_6849.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3892988315909462406.post-8840939563406683680</id><published>2009-06-09T09:34:00.000-07:00</published><updated>2009-06-10T07:29:06.164-07:00</updated><title type='text'>Sejarah Musik Reggae</title><content type='html'>&lt;table style="width: 276px; height: 24px;" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="middle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td valign="middle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;         &lt;td style="font-size: smaller;" valign="bottom" align="right" height="20"&gt;     &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;        &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Tahun 1968 banyak disebut sebagai tahun kelahiran musik reggae. Sebenarnya tidak ada kejadian khusus yang menjadi penanda awal muasalnya, kecuali peralihan selera musik masyarakat Jamaika dari Ska dan Rocsteady, yang sempat populer di kalangan muda pada paruh awal hingga akhir tahun 1960-an, pada irama musik baru yang bertempo lebih lambat : reggae. Boleh jadi hingar bingar dan tempo cepat Ska dan Rocksteady kurang mengena dengan kondisi sosial dan ekonomi di Jamaika yang sedang penuh tekanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata “reggae” diduga berasal dari pengucapan dalam logat Afrika dari kata “ragged” (gerak kagok–seperti hentak badan pada orang yang menari dengan iringan musik ska atau reggae). Irama musik reggae sendiri dipengaruhi elemen musik R&amp;amp;B yang lahir di New Orleans, Soul, Rock, ritmik Afro-Caribean (Calypso, Merengue, Rhumba) dan musik rakyat Jamaika yang disebut Mento, yang kaya dengan irama Afrika. Irama musik yang banyak dianggap menjadi pendahulu reggae adalah Ska dan Rocksteady, bentuk interpretasi musikal R&amp;amp;B yang berkembang di Jamaika yang sarat dengan pengaruh musik Afro-Amerika. Secara teknis dan musikal banyak eksplorasi yang dilakukan musisi Ska, diantaranya cara mengocok gitar secara terbalik (up-strokes) , memberi tekanan nada pada nada lemah (syncopated) dan ketukan drum multi-ritmik yang kompleks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teknik para musisi Ska dan Rocsteady dalam memainkan alat musik, banyak ditirukan oleh musisi reggae. Namun tempo musiknya jauh lebih lambat dengan dentum bas dan rhythm guitar lebih menonjol. Karakter vokal biasanya berat dengan pola lagu seperti pepujian (chant), yang dipengaruhi pula irama tetabuhan, cara menyanyi dan mistik dari Rastafari. Tempo musik yang lebih lambat, pada saatnya mendukung penyampaian pesan melalui lirik lagu yang terkait dengan tradisi religi Rastafari dan permasalahan sosial politik humanistik dan universal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Album “Catch A Fire” (1972) yang diluncurkan Bob Marley and The Wailers dengan cepat melambungkan reggae hingga ke luar Jamaika. Kepopuleran reggae di Amerika Serikat ditunjang pula oleh film The Harder They Come (1973) dan dimainkannya irama reggae oleh para pemusik kulit putih seperti Eric Clapton, Paul Simon, Lee ‘Scratch’ Perry dan UB40. Irama reggae pun kemudian mempengaruhi aliran-aliran musik pada dekade setelahnya, sebut saja varian reggae hip hop, reggae rock, blues, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jamaika&lt;br /&gt;Akar musikal reggae terkait erat dengan tanah yang melahirkannya: Jamaika. Saat ditemukan oleh Columbus pada abad ke-15, Jamaika adalah sebuah pulau yang dihuni oleh suku Indian Arawak. Nama Jamaika sendiri berasal dari kosa kata Arawak “xaymaca” yang berarti “pulau hutan dan air”. Kolonialisme Spanyol dan Inggris pada abad ke-16 memunahkan suku Arawak, yang kemudian digantikan oleh ribuan budak belian berkulit hitam dari daratan Afrika. Budak-budak tersebut dipekerjakan pada industri gula dan perkebunan yang bertebaran di sana. Sejarah kelam penindasan antar manusia pun dimulai dan berlangsung hingga lebih dari dua abad. Baru pada tahun 1838 praktek perbudakan dihapus, yang diikuti pula dengan melesunya perdagangan gula dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah kerja berat dan ancaman penindasan, kaum budak Afrika memelihara keterikatan pada tanah kelahiran mereka dengan mempertahankan tradisi. Mereka mengisahkan kehidupan di Afrika dengan nyanyian (chant) dan bebunyian (drumming) sederhana. Interaksi dengan kaum majikan yang berasal dari Eropa pun membekaskan produk silang budaya yang akhirnya menjadi tradisi folk asli Jamaika. Bila komunitas kulit hitam di Amerika atau Eropa dengan cepat luntur identitas Afrika mereka, sebaliknya komunitas kulit hitam Jamaika masih merasakan kedekatan dengan tanah leluhur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musik reggae sendiri pada awalnya lahir dari jalanan Getho (perkampungan kaum rastafaria) di Kingson ibu kota Jamaika. Inilah yang menyebabkan gaya rambut gimbal menghiasi para musisi reggae awal dan lirik-lirik lagu reggae sarat dengan muatan ajaran rastafari yakni kebebasan, perdamaian, dan keindahan alam, serta gaya hidup bohemian. Masuknya reggae sebagai salah satu unsur musik dunia yang juga mempengaruhi banyak musisi dunia lainnya, otomatis mengakibatkan aliran musik satu ini menjadi barang konsumsi publik dunia. Maka, gaya rambut gimbal atau dreadlock serta lirik-lirik ‘rasta’ dalam lagunya pun menjadi konsumsi publik. Dalam kata lain, dreadlock dan ajaran rasta telah menjadi produksi pop, menjadi budaya pop, seiring berkembangnya musik reggae sebagai sebuah musik pop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musik reggae, sebutan rastaman, telah menjadi satu bentuk subkultur baru di negeri ini, di mana dengannya anak muda menentukan dan menggolongkan dirinya. Di sini, musik reggae menjadi penting sebagai sebuah selera, dan rastaman menjadi sebuah identitas komunal kelompok social tertentu. Tinggal bagaimana para pengamat social dan juga para anggota komunitas itu memahami diri dan kultur yang dipilihnya, agar tidak terjadi penafsiran keliru yang berbahaya bagi mereka. Penggunaan ganja adalah salah satu contohnya, di mana reggae tidak identik dengan ganja serta rastafarianisme pun bukanlah sebuah komunitas para penghisap ganja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah lagu dari “Peter Tosh” (nama aslinya Peter McIntosh), pentolan The Wairles yang akhirnya bersolo karier. Dalam lagu ini, Peter Tosh menyatakan dukungannya dan tuntutannya untuk melegalkan ganja. Karena lagu ini, ia sempat ditangkap dan disiksa polisi Jamaika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut sejarah Jamaica, budak yang membawa drum dari Africa disebut “Burru” yang jadi bagian aransemen lagu yang disebut “talking drums” (drum yang bicara) yang asli dari Africa Barat. “Jonkanoo” adalah musik budaya campuran Afrika, Eropa dan Jamaika yang terdiri dari permainan drum, rattle (alat musik berderik) dan conch tiup. Acara ini muncul saat natal dilengkapi penari topeng. Jonkanoos pada awalnya adalah tarian para petani, yang belakangan baru disadari bahwa sebenarnya mereka berkomunikasi dengan drum dan conch itu. Tahun berikutnya, Calypso dari Trinidad &amp;amp; Tobago datang membawa Samba yang berasal dari Amerika Tengah dan diperkenalkan ke orang - orang Jamaika untuk membentuk sebuah campuran baru yang disebut Mento. Mento sendiri adalah musik sederhana dengan lirik lucu diiringi gitar, banjo, tambourine, shaker, scraper dan rumba atau kotak bass. Bentuk ini kemudian populer pada tahun 20 dan 30an dan merupakan bentuk musik Jamaika pertama yang menarik perhatian seluruh pulaunya. Saat ini Mento masih bisa dinikmati sajian turisme. SKA yang sudah muncul pada tahun 40 - 50an sebenarnya disebutkan oleh History of Jamaican Music, dipengaruhi oleh Swing, Rythym &amp;amp; Blues dari Amrik. SKA sebenarnya adalah suara big band dengan aransemen horn (alat tiup), piano, dan ketukan cepat “bop”. Ska kemudian dengan mudah beralih dan menghasilkan bentuk tarian “skankin” pad awal 60an. Bintang Jamaica awal antara lain Byron Lee and the Dragonaires yang dibentuk pada 1956 yang kemudian dianggap sebagai pencipta “ska”. Perkembangan Ska yang kemudian melambatkan temponya pada pertengahan 60an memunculkan “Rock Steady” yang punta tune bass berat dan dipopulerkan oleh Leroy Sibbles dari group Heptones dan menjadi musik dance Jamaika pertama di 60an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Reggae &amp;amp; Rasta”Bob Marley tentunya adalah bimtang musik “dunia ketiga” pertama yang jadi penyanyi group Bob Marley &amp;amp; The Wailers dan berhasil memperkenalkan reggae lebih universal. Meskipun demikian, reggae dianggap banyak orang sebagai peninggalan King of Reggae Music, Hon. Robert Nesta Marley. Ditambah lagi dengan hadirnya “The Harder they Come” pada tahun 1973, Reggae tambah dikenal banyak orang. Meninggalnya Bob Marley kemudian memang membawa kesedihan besar buat dunia, namun penerusnya seperti Freddie McGregor, Dennis Brown, Garnett Silk, Marcia Fiffths dan Rita Marley serta beberapa kerabat keluarga Marley bermunculan. Rasta adalah jelas pembentuk musik Reggae yang dijadikan senjata oleh Bob Marley untuk menyebarkan Rasta keseluruh dunia. Musik yang luar biasa ini tumbuh dari ska yang menjadi elemen style American R&amp;amp;B dan Carribean. Beberapa pendapat menyatakan juga ada pengaruh : folk music, musik gereja Pocomania, Band jonkanoo, upacara - upacara petani, lagu kerja tanam, dan bentuk mento. Nyahbingi adalah bentuk musik paling alami yang sering dimainkan pada saat pertemuan - pertemuan Rasta, menggunakan 3 drum tangan (bass, funde dan repeater : contoh ada di Mystic Revelation of Rastafari). Akar reggae sendiri selalu menyelami tema penderitaan buruh paksa (ghetto dweller), budak di Babylon, Haile Selassie (semacam manusia dewa) dan harapan kembalinya Afrika. Setelah Jamaica merdeka 1962, buruknya perkembangan pemerintahan dan pergerakan Black Power di US kemudian mendorong bangkitnya Rasta. Berbagai kejadian monumentalpun terjadi seiring perkembangan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa sih Reggae”Reggae sendiri adalah kombinasi dari iringan tradisional Afrika, Amerika dan Blues serta folk (lagu rakyat) Jamaika. Gaya sintesis ini jelas menunjukkan keaslian Jamaika dan memasukkan ketukan putus - putus tersendiri, strumming gitar ke arah atas, pola vokal yang ‘berkotbah’ dan lirik yang masih seputar tradisi religius Rastafari. Meski banyak keuntungan komersial yang sudah didapat dari reggae, Babylon (Jamaika), pemerintah yang ketat seringkali dianggap membatasi gerak namun bukan aspek politis Rastafarinya. “Reg-ay” bisa dibilang muncul dari anggapan bahwa reggae adalah style musik Jamaika yang berdasar musik soul Amerika namun dengan ritem yang ‘dibalik’ dan jalinan bass yang menonjol. Tema yang diangkat emang sering sekitar Rastafari, protes politik, dan rudie (pahlawan hooligan). Bentuk yang ada sebelumnya (ska &amp;amp; rocksteady) kelihatan lebih kuat pengaruh musik Afrika - Amerika-nya walaupun permainan gitarnya juga mengisi ‘lubang - lubang’ iringan yang kosong serta drum yang kompleks. Di Reggae kontemporer, permainan drum diambil dari ritual Rastafarian yang cenderung mistis dan sakral, karena itu temponya akan lebih kalem dan bertitik berat pada masalah sosial, politik serta pesan manusiawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak asli Jamaika”&lt;br /&gt;Reggae memang adalah musik unik bagi Jamaika, ironisnya akarnya berasal dari New Orleans R&amp;amp;B. Nenek moyang terdekatnya, ska berasal berasal dari New Orleans R&amp;amp;B yang didengar para musisi Jamaika dari siaran radio Amrik lewat radio transistor mereka. Dengan berpedoman pada iringan gitar pas - pasan dan putus - putusadalah interprestasi mereka akan R&amp;amp;B dan mampu jadi populer di tahun 60an. Selanjutnya semasa musim panas yang terik, merekapun kepanasan kalo musti mainin ska plus tarinya, hasilnya lagunya diperlambat dan lahirlah Reggae. Sejak itu, Reggae terbukti bisa jadi sekuat Blues dan memiliki kekuatan interprestasi yang juga bisa meminjam dari Rocksteady (dulu) dan bahkan musik Rock (sekarang). Musik Afrika pada dasarnya ada di kehidupan sehari-hari, baik itu di jalan, bus, tempat umum, tempat kerja ato rumah yang jadi semacam semangat saat kondisi sulit dan mampu memberikan kekuatan dan pesan tersendiri. Hasilnya, Reggae musik bukan cuma memberikan relaksasi, tapi juga membawa pesan cinta, damai, kesatuan dan keseimbangan serta mampu mengendurkan ketegangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“It’s Influences”&lt;br /&gt;Saat rekaman Jamaika telah tersebar ke seluruh dunia, sulit rasanya menyebutkan berapa banyak genre musik popular sebesar Reggae selama dua dekade. Hits - hits Reggae bahkan kemudian telah dikuasai oleh bintang Rock asli mulai Eric Clapton sampai Stones hingga Clash dan Fugees. Disamping itu, Reggae juga dianggap banyak mempengaruhi pesona tari dunia tersendiri. Budaya ‘Dancehall’ Jamaika yang menonjol plus sound system megawatt, rekaman yang eksklusif, iringan drum dan bass, dan lantunan rap dengan iringannya telah menjadi budaya tari dan tampilan yang luar biasa.Inovasi Reggae lainnya adalah Dub remix yang sudah diasimilasi menjadi musik populer lainnya lebih luas lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber (http://www.binus.web.id) januari 12 09&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3892988315909462406-8840939563406683680?l=anugong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anugong.blogspot.com/feeds/8840939563406683680/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://anugong.blogspot.com/2009/06/sejarah-musik-reggae.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3892988315909462406/posts/default/8840939563406683680'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3892988315909462406/posts/default/8840939563406683680'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anugong.blogspot.com/2009/06/sejarah-musik-reggae.html' title='Sejarah Musik Reggae'/><author><name>anu gong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07350489226059450612</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_cxwC8zVU5b0/TT40RPnUHvI/AAAAAAAAAFU/ryO12W2v9DI/s220/IMG_6849.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3892988315909462406.post-1963942774517812773</id><published>2009-06-08T22:07:00.000-07:00</published><updated>2009-06-08T22:08:27.607-07:00</updated><title type='text'>Peringatan hari lahir Bob Marley di Legian, Kuta, Bali.</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; font-size: 14px; color: rgb(102, 102, 102);"&gt;&lt;/span&gt;        &lt;span style="font-weight: bold; font-size: 11px;"&gt;&lt;/span&gt;     &lt;div class="c_kiri3"&gt;          &lt;a href="http://berita.liputan6.com/daerah/200902/172581/Pecinta.Reggae.Bali.Rayakan.HUT.Bob.Marley"&gt;       &lt;img src="http://static.liputan6.com/200902/090208abobmarley.jpg" alt=" " border="0" /&gt; &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;     &lt;h6&gt;08/02/2009 06:12&lt;/h6&gt;    &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Liputan6.com, Kuta: &lt;/strong&gt;Penyanyi reggae legendaris Robert Nesta Marley alias Bob Marley tetap dikenang penggemarnya, meski telah meninggal 28 tahun lalu. Ratusan penggemar memperingati hari lahir penyanyi asal Jamaika ini di Apache Bar di Legian, Kuta, Bali, Jumat (6/2) malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para penggemar berasal dari beberapa negara lain seperti Australia, Jepang, Amerika, hingga Jamaika. Mereka berbaur sambil mendengarkan alunan lagu Bob Marley seperti Could You be Love, Buffalo Soldier, dan I Shot the Sheriff, yang menghentak lantai dansa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara kian meriah dengan pergelaran musik dan tarian tradisional Papua. Bahkan, digelar juga kontes rambut gimbal atau dreadlock dan wajah mirip Bob Marley di penghujung acara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bob Marley lahir di Jamaika pada 6 februari 1945. Dia meninggal di Miami, Florida, pada usia 36 tahun atau 11 mei 1981 akibat penyakir kanker. Semasa hidup, Bob Marley aktif mengkampanyekan perdamaian, persatuan umat serta anti kekerasan lewat laguciptaannya.(IKA/Putu Setiawan)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3892988315909462406-1963942774517812773?l=anugong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anugong.blogspot.com/feeds/1963942774517812773/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://anugong.blogspot.com/2009/06/peringatan-hari-lahir-bob-marley-di.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3892988315909462406/posts/default/1963942774517812773'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3892988315909462406/posts/default/1963942774517812773'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anugong.blogspot.com/2009/06/peringatan-hari-lahir-bob-marley-di.html' title='Peringatan hari lahir Bob Marley di Legian, Kuta, Bali.'/><author><name>anu gong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07350489226059450612</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_cxwC8zVU5b0/TT40RPnUHvI/AAAAAAAAAFU/ryO12W2v9DI/s220/IMG_6849.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3892988315909462406.post-5535180705950971882</id><published>2009-06-08T02:38:00.001-07:00</published><updated>2009-06-09T05:14:04.330-07:00</updated><title type='text'>Dana Rp 1 Miliar demi Datangkan Fals</title><content type='html'>&lt;span class="a_14"&gt; &lt;/span&gt;Satwika&lt;br /&gt;             &lt;img src="http://static.liputan6.com/musik/200906/scmusik1244443619.jpg" alt="img" style="position: relative; margin-top: 15px; clear: left;" width="300" border="0" height="200" /&gt;      &lt;br /&gt;     iwan     &lt;br /&gt;     08/06/2009 13:58 | Musik&lt;br /&gt;           &lt;strong&gt;Liputan6.com, Kendari:&lt;/strong&gt; Lembaga Pelatihan Kerja Hikari Jeindo menghabiskan dana Rp 1 miliar untuk mendatangkan Iwan Fals ke Sulawesi Tenggara. Motivasi Hikari Jeindo menggaet Iwan Fals untuk tampil di Stadion Lakidende, Sabtu silam, tak lain hanya untuk menghibur warga Sultra. Demikian disampaikan Ketua Hikari Jeindo, Suhadi di Kendari, belum lama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dari segi bisnis Hikari Jeindo memastikan tak mendapat keuntungan dari konser Iwan Fals. Kami hanya ingin mendapatkan hiburan yang nikmat dari Iwan Fals," kata Suhadi. Dibantah pula kedatangan sang penyanyi balada itu terkait dengan terpilihnya Suhadi sebagai anggota DPRD Kota Kendari periode 2009-2014 dari Partai Penegak Demokrasi Indonesia.(ANS/ANTARA)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3892988315909462406-5535180705950971882?l=anugong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anugong.blogspot.com/feeds/5535180705950971882/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://anugong.blogspot.com/2009/06/dana-rp-1-miliar-demi-datangkan-fals.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3892988315909462406/posts/default/5535180705950971882'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3892988315909462406/posts/default/5535180705950971882'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anugong.blogspot.com/2009/06/dana-rp-1-miliar-demi-datangkan-fals.html' title='Dana Rp 1 Miliar demi Datangkan Fals'/><author><name>anu gong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07350489226059450612</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_cxwC8zVU5b0/TT40RPnUHvI/AAAAAAAAAFU/ryO12W2v9DI/s220/IMG_6849.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3892988315909462406.post-1045752246398885565</id><published>2009-06-08T02:30:00.000-07:00</published><updated>2009-06-08T02:31:20.760-07:00</updated><title type='text'>Bangkitnya Musik Reggae Indonesia</title><content type='html'>&lt;div class="entry"&gt;      &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://www.musikpribumi.co.cc/" title="marley_live.jpg"&gt;&lt;img src="http://musikpribumi.files.wordpress.com/2007/09/marley_live.thumbnail.jpg" alt="marley_live.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;&lt;a href="http://www.musikpribumi.co.cc/"&gt;Musik reggae Indonesia telah bangkit&lt;/a&gt;. Hal ini ditandai munculnya musisi-musisi reggae yang ikut meramaikan industri musik Indonesia yang dari jaman ke jaman powered by Pop music. Banyaknya media-media yang mengangkat tema tentang perkembangan musik reggae di Indonesia belakangan ini juga merupakan sebuah indikasi “the uprising of Indonesia reggae music” telah dimulai. Kita mengenal &lt;a href="http://www.musikpribumi.co.cc/"&gt;Mas Tony Q Rastafara, Steven and Coconut Trees, Souljah, Ras Muhammad, Pasukan Lima Jari, UpRising, Gangstarasta, Joni Agung and Double T sebagai “reggae musicians”&lt;/a&gt; yang turut meramaikan jagad musik reggae tanah air. Kabar gembira buat kita semua karena kita tidak lagi harus susah payah untuk bisa mendengarkan sebuah alunan musik reggae. Sekarang sudah banyak radio station yang sesekali memutarkan musik reggaa, bahkan berkali-kali. &lt;img src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=":)" class="wp-smiley" /&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="more-30"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Tahun 2003 kita gempar dengan musik Punk, Melodic (atau Mellowdic?) yang ditandai dengan “hijrah” nya Superman Is Dead ke Sony BMG recods juga Endank Soekamti yang makin Enndaaang… kemudian setahun berikutnya kita gempar dengan musik “New Wave” ala The Upstair dan dengan mudah menemukan anak2 Putih ABu-abu (baca: SMA) dan Biru Putih (baca: SMP) berdandan seperti Jimmy The Upstairs, lalu distorsi gitar dengan sound 70′an menandai booming-nya musik Rock N Roll and Garage. Sayangnya kita lebih banyak disuguhi penampilan-penampilan “flashback” tanpa sedikit mengurangi rasa apresiasi terhadap musik mereka dan juga tidak bermaksud mengatakan kreativitas mereka mundur ke belakang namun gw lebih bangga jika muncul The Donnas – The Donnas Indonesia. Jreng-jreng…&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Kembali pada judul pembahasan, gw berharap ini akan jadi sebuah “signal” bagi para major labels untuk lebih mengapresiasi musik reggae. Untuk lebih meng-komersial-kan – tanpa membuat si artis jadi “sapi perahan”, budak kapitalis. Kita semua (khususnya reggae lovers) tentu ingin menyaksikan musisi-musisi reggae tanah air bisa on air di station TV swasta, muncul dalam acara2 komersil, acara-acara live music, jadi guest di acara2 MTV, dapet tempat di program2 MTV “tanpa menganggap musik Pop yang selama ini banyak mendominasi acara-acara TV sbg musik yang membosankan”.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-family: Verdana;"&gt;Marilah kita rayakan kebangkitan musik reggae tanah air dengan menyanyi bersama-sama;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt; &lt;em&gt;Mentari Pagi beri salam lagi&lt;br /&gt;Suara burung kusambut hari berganti&lt;br /&gt;Bob Marley masih bernyanyi&lt;br /&gt;Don’t worry… uuu..yeeeeaaaccchhhh&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt; &lt;em&gt;Jalani semua dengan apa adanya&lt;br /&gt;Biarlah waktu bicara bawa takdirnya&lt;br /&gt;Yuk.. kita lapangkan dada&lt;br /&gt;Don’t worry… uuu..yeeeeaaaccchhhh&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt; &lt;em&gt;Buatlah hidup ini semudah mungkin&lt;br /&gt;Gak perlu disesali bikin saja happy&lt;br /&gt;Mengalir nikmati jangan beban dihati&lt;br /&gt;yuk kita nyanyi bersama….&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="center"&gt; &lt;em&gt;Don’t worry… uuuuyeeeeeaaaccchhhhh&lt;br /&gt;Don’t worry… uuuuyeeeeeaaaccchhhhh&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="right"&gt;*Tony Q – Don’t Worry&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;         &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3892988315909462406-1045752246398885565?l=anugong.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://anugong.blogspot.com/feeds/1045752246398885565/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://anugong.blogspot.com/2009/06/bangkitnya-musik-reggae-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3892988315909462406/posts/default/1045752246398885565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3892988315909462406/posts/default/1045752246398885565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://anugong.blogspot.com/2009/06/bangkitnya-musik-reggae-indonesia.html' title='Bangkitnya Musik Reggae Indonesia'/><author><name>anu gong</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07350489226059450612</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_cxwC8zVU5b0/TT40RPnUHvI/AAAAAAAAAFU/ryO12W2v9DI/s220/IMG_6849.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
